Pembinaan Mental BKD Kab. Jepara

Pembinaan Mental BKD Kab. Jepara
Karyawati

Karyawan Karyawati BKD Kabupaten Jepara

Ada yang berbeda di Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Jepara hari ini, setelah apel pagi semua karyawan-karyawati memasuki ruang rapat. Di sana
Ternyata sudah ditunggu Tim Penyuluh agama islam kantor Kementrian Agama Kabupaten Jepara.

Mulai bulan ini setiap Kamis Minggu Pertama setiap bulannya diselenggarakan pembinaan mental bagi karyawan-karyawati BKD Kabupaten Jepara. Kali ini narasumbernya adalah M. Yasin (Penyuluh Madya) dan Timnya menyampaikan kajian QS. Al fatir Ayat 32 :

ثُمَّ أَوْرَثْنَا الْكِتَابَ الَّذِينَ اصْطَفَيْنَا مِنْ عِبَادِنَا ۖ فَمِنْهُمْ ظَالِمٌ لِنَفْسِهِ وَمِنْهُمْ مُقْتَصِدٌ وَمِنْهُمْ سَابِقٌ بِالْخَيْرَاتِ بِإِذْنِ اللَّهِ ۚ ذَٰلِكَ هُوَ الْفَضْلُ الْكَبِيرُ

Kemudian Kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami, lalu di antara mereka ada yang menganiaya diri mereka sendiri dan di antara mereka ada yang pertengahan dan diantara mereka ada (pula) yang lebih dahulu berbuat kebaikan dengan izin Allah. Yang demikian itu adalah karunia yang amat besar.

Ada 3 (tiga) golongan hamba-hamba Allah dalam merespon Kitab/Ajaran-ajaran Alquran, yaitu :
1. Mereka yang menganiaya diri mereka sendiri.
2. Di antara mereka ada yang pertengahan dan
3. Di antara mereka ada pula yang berbuat dahulu kebaikan dengan izin Allah.

Yasin menggambarkan pengalamannya ketika muda belajar dengan kakeknya bagaimana orientasi menentukan pilihan-pilihan dalam kehidupan di masyarakat. Tuhan (Allah) memberikan kebebasan kepada hambaNya apakah mereka menganiaya dirinya sendiri diibaratnya seperti Gambreng (Jenis serangga) binatang jorok dan memilih lingkungan yang jorok (kotor). Pilihan kedua adalah golongan moderat (tengah-tengah) oportunis yaitu mereka di tempat yang jorok/kotor mau dan menyatu dengan yang bersih juga suka. Istilah orang hidup itu gambling (untung-untungan) tidak mempunyai pilihan yang jelas. Kata kakeknya dikiaskan seperti  lalat yang bisa hidup di tempat yang kotor, kemudian lalatpun bisa berpindah ke tempat yang bersih juga.

nara

Abdul Syukur, S.H.,M.H. Kepala BKD

.
Golongan yang ketiga adalah mereka yang mendapat fadzilah dari Allah SWT, Yaitu mereka dengan kesadaran tinggi memilih beramal yang terbaik yang tidak hanya untuk kepentingan sendiri tetapi bisa bermanfaat bagi lingkungannya.

Demikianlah materi singkat dari kajian surat Al Fatir 32 yang disampaikan oleh Tim Penyuluh Agama Islam dari Kantor Kementrian Agama Kabupaten Jepara.
(Semoga Bermanfaat)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply